BismilahiRahmaniRahim. In syaa Allah akan dibahas materi tentang huruf lam dan cara penggunaanya.
Sebelumnya, kenali terlebih dahulu apa itu huruf, pembagian dan jenisnya.
1. Definisi Huruf (التعريف بالحرف)
Menurut bahasa: Ibnu Faris berkata dalam kitabnya (Almaqayis Al-Lughah):
الحرف : الحاء، الراء، الفاء، ثلاثة أصول هي: حد الشيء، الانحراف/التحريف، و المحراف
Kata harf terdiri dari huruf ha, ro dan fa yang secara bahasa memuat makna sebagai berikut:
- Bermakna ujung/batasan/tepi, sebagaimana Firman Allah Ta’ala:
وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَعْبُدُ ٱللَّهَ عَلَىٰ حَرْفٍۢ. سورة الحج ١١
“Dan di antara manusia ada yang menyembah Allah hanya di tepi..”
- Bermakna menyimpang/mengubah, sebagaimana Firman Allah Ta’ala:
مِّنَ الَّذِينَ هَادُوا يُحَرِّفُونَ الْكَلِمَ عَن مَّوَاضِعِهِ. سورة النساء 46
“Yaitu) di antara orang Yahudi, yang mengubah perkataan dari tempat-tempatnya”
- Bermakna sebagai alat pengukur/penakar.
المحراف : حديدة يقدر بها الجراحات عند العلاج
Referensi:
معجم مقاييس اللغة، لابن فارس، دار إحياء التراث العربي – بيروت ٢٠٠٨
Ulama Nahwu menjadikan huruf berada di posisi urutan nomer tiga dari kalam, sebagaimana termuat pada bait alfiyyah Ibnu Malik:
كَلامُنَا لَفْظٌ مُفِيدٌ كاسْتَقِمْ # وَاسْمٌ وَفِعْلٌ ثُمَّ حَرْفٌ الْكَلِمْ
Kalimat mufid adalah struktur kalimat yang terdiri dari pada isim, fi’il dan huruf. Kata yang mengandung arti pada dzatnya dan tidak terkait waktu disebut dengan isim. Kata yang terikat dengan waktu disebut fi’il, dan kata yang tidak mengandung arti pada dzatnya kecuali dihubungkan dengan isim atau fi’il disebut dengan huruf.
Referensi:
شرح ابن عقيل : بهاء الدين عبد الله، على ألفية ابن مالك، ج١, ص ١٧
Sosok pertama yang mengenalkan huruf yaitu Sayyidina Muhammad S.A.W. Beliau bersabda:
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كتابِ اللهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ والحسنة بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا. رَوَاهُ التِّرْمَذِيُّ، وَقَالَ: حَدِيثٌ صَحِيحٌ
“Barangsiapa membaca satu huruf Al-Quran, maka dia mendapat pahala satu kebaikan sedangkan satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat”.
2. Pembagian Huruf
Atas dasar Sabda Rasulullah S.A.W di atas, Ulama Nahwu dan Mufasirin mulai memperdalam masalah huruf secara detail dari mulai jenis, pembagian dan kandungan maknanya.
Diawali dengan membaginya menjadi dua kategori huruf yaitu mabani dan ma’ani.
a). Huruf Mabani (حرف المباني)
Huruf mabani yaitu huruf yang kita kenal dengan huruf hijaiyyah yang berjumlah 29, dimulai dari alif sampai iya. Huruf-huruf ini hanyalah tanda aksara dalam merangkai kata-kata tanpa mengandung makna.
b). Huruf Ma’ani (حرف المعاني)
Huruf ma’ani yaitu huruf yang berfungsi sebagai rabith (pengikat) antara isim dan fi’il yang kemudian melahirkan sebuah makna.
Referensi:
الجاني والداني في حروف المعاني للمرادي، ص ٢٢
Terdapat 95 huruf ma’ani yang menjadi objek pembahasan mendalam Ulama Nahwu & Tafsir. Dari jumlah tersebut dikategorikan menjadi dua bagian yaitu huruf mufrad (menyendiri), dan murakkab (merangkap).
-» Huruf ma’ani mufradah berjumlah 13 huruf sebagai berikut:
الألف – الهمزة – الباء – التاء – الكاف – اللام – الميم – النون – الفاء – السين – الهاء – الواو – الياء
-» Huruf ma’ani murakkabah berjumlah 82 huruf sebagai berikut:
أجل – إذ – إذا – إذًا – أل – لا – ألا – إلى – إلاّ – أم – أمَا – أمَّا – إِمَّا – إن – إنّ – أن – أنّ – أو – أي – إيّ – أيا – إيَّا – بلى – بل – ثمّ – حتّى – كي – لكن – لكنّ – لم – لمّا – لن – لو – لوما – لولا – ما – مِن – مع – على – عن – في – سوف – ها – هل – هلّا – هيا – وا – وي – ياء
Lihat huruf lainya dalam kitab:
رصف المباني في شرح حروف المعاني للمالقي: أحمد عبد النور ص ٩٩, دار القلم، دمشق ٢٠٠٤
Dari banyaknya huruf-huruf ma’ani mufradah (menyendiri) di atas, kita akan fokus membahas satu huruf sesuai judul artikel ini yaitu huruf lam (حرف اللام).
Huruf lam merupakan salah satu huruf ma’ani yang sangat penting untuk kita perdalam, mengingat huruf ini sering sekali dipergunakan, baik dalam percakapan keseharian, menulis dan dalam juga banyak tertera dalam Al-Qur’an maupun Hadist.
Tidak sedikit Para Ulama yang menjadikan pembahasan huruf lam ini pada karya khusus mereka, seperti Imam Az-Zajjaj (337H) dengan judul kitab “Kitab Al-Laamaat (كتاب اللامات)”, dan Al-Mughani Al-Labib karya Ibnu Hisyam.
3. Fungsi Huruf Lam
Sebelum kita membahas secara rinci masing-masing huruf lam di atas, perlu diketahui bahwa huruf lam berdasarkan fungsinya dibagi menjadi dua kategori.
Pertama: Lam ‘Amilah (اللام العاملة).
Terdapat dua jenis lam ‘amilah yaitu lam amilah jarrah dan lam amilah jazimah. Adapun untuk lam amilah nashibah tidak ada, kecuali pendapat Ulama Kuffah. Akan diperluas pada penjelasan masing-masing lam.
-» Lam amilah jaarah adalah lam yang berfungsi memajrurkan kata yang terletak setelahnya, seperti:
البيتُ لِخَالدٍ / الحمدُ للهِ
Dalam kitab Al-Mughani Al-Labib (Ibnu Hisyam), Lam jaarah memiliki 22 kandungan makna yaitu: Istihqaq / Ikhtishah / Malak / Tamlik / Taukid Nafyi / Syibh Malak / Ta’lil / Muwafaqah Ila / Muwafaqah ‘Ala / Muwafaqah Fi / Muwafaqah Ma’a / Muwafaqah Min / Muwafaqah ‘An / Tabligh / Shairurah / Qasam dan Ta’ajjub secara bersamaan / Qasam / Ta’ajjub / Ta’diyyah / Taukid / Tabyiin.
-» Lam amilah jazimah hanya terdapat satu jenis yaitu lam amr (perintah).
Kedua: Lam Ghair ‘Amilah
Lam ghair ‘amilah yaitu lam yang tidak memiliki fungsi apapun.
Menurut Ibu Hisyam : “Terdapat tujuh jenis lam yang termasuk ghair amilah yaitu: Lam ibtida / Lam zaidah / Lam jawab sart dan qasam / Lam yang masuk pada perangkat syarat / Lam ta’ajjub Ghair Jazm / Lam ta’rif / Lam Bu’di.
Adapun Imam Az-Zajjaj dalam kitabnya ‘كتاب اللامات’ menyebutkan:” Dalam bahasa arab setidaknya terdapat 31 jenis lam yang berbeda berdasarkan kandungan makna dan tata letaknya”. Diantaranya sebagai berikut:
لام أصلية / لام التعريف / لام الملك / لام الاستحقاق / لام كي / لام الجحود / لام إنّ / لام الابتداء / لام التعجّب /.لام تدخل على المقسم به /.لام تكون جواب القسم / لام المستغاث به /.لام المستغاث من أجله / لام الأمر / لام المضمر / لام تدخل في النفي بين المضاف والمضاف إليه / لام تدخل في النداء بين المضاف والمضاف إليه / لام تدخل بين الفعل المستقبل ، لازمة في القسم ولا يجوز حذفها / لام تلزم إنّ المكسورة إذا خفّفت من الثقيلة / لام العاقبة ، ويسميها الكوفيون لام الصيرورة / لام التبيين / لام لو / لام لولا / لام التكثير / لام تزاد في عبدل وما أشبهه / لام تزاد في لعلّ / لام إيضاح المفعول من أجله / لام تعاقب حروفا وتعاقبها / لام تكون بمعنى إلى / لام الشرط / لام توصل الأفعال إلى المفعولين ، وقد يجوز وصل الفعل بغيرها
Untuk penjelasan dan fungsi dari setiap jenis lam di atas, In Syaa Allah akan dibahas sesuai jenisnya masing-masing agar tidak terlalu panjang.
Untuk link materinya akan diupdate pada postingan ini.
Lam Ta’lil (لام التعليل) / Lam Juhud (لام الجحود) / Lam Ibtida (لام الابتداء) / Lam Istigatsah (لام الاستغاثة) lihat pada materi uslub an-nida / Lam ‘Amr (لام الأمر) / Lam Al-Aqibah (لام العاقبة), Lamul Milki & Lamul Istihqaq (لام الملك والاستحقاق), Lam Al-Taktsir (لام التكثير), Lam At-Tabyin (لام التبيين), Lamul Qasam (لام القسم), Lam Ta’ajjub (لام التعجب), Lam Bi Ma’na Ila (لام بمعنى إلى)
Wallahu’alam. Semoga bermanfaat
اللهم إني أسألك علما نافعا وعملا متقبلا ورزقا طيبا
Untuk perluasan lihat kitab berikut;
انظر: كتاب معجم المسائل النحوية والصرفية الواردة في القرآن الكريم [ف. عبد الرحيم]





Responses (6)