Membuang Huruf Alif dari لِمَا dan عَمَّا
Pertanyaan pertama: dari Ukhty ‘Arfah via whatsapp
Pertanyaan Pertama: Kenapa huruf alif dibuang dari isim ما istifham yang seharusnya عَمَّا dan لِمَا pada kedua Ayat berikut ?
عَمَّ يَتَسَاءَلُونَ. سورة النبأ ١ لِمَ تُحَرِّمُ. سورة التحريم ١
Jawab: Huruf Alif pada Isim ما istifham dibuang jika didahului Huruf Jar untuk membedakan antara Isim ما dengan ما lainya seperti ما Maushulah. Dengan syarat ما Istifham tersebut tidak ditempeli ذا Maushulah atau Zaaidah.
ممَّ / عمَّ / إلامَ / حتَّامَ ,/ علامَ / لِمَ / بِمَ
Cara penulisan:
a. Ketika didahului Huruf Jar مِنْ dan عَنْ
- Buang Huruf Alif ( عَنْمَا ) -> (عَنْمَ )
- Ganti Huruf Nun dengan Mim lalu Idghamkan.
( عَمَّ ) عَمّ تَسْألُ يا خالدُ ؟
Hai Khalid, tentang apakah kau bertanya ?
عن : حرف جر مبني على السكون على النون المنقلبة لا محل له منَ الإعراب ما : اسم استفهام مبني على السكون على الألف المحذوفة
b. Ketika didahului Huruf Jar على وإلى وحتى
- Buang Huruf Alif ( إلى ما ) -> (إلى م )
- Rubah Huruf Alif (Layyinah) berbentuk ى menjadi Alif biasa karna akan disatukan dengan ما dan posisi dia tidak lagi berada diakhir ( إِلاَمَ )
إِلاَمَ تَنْظُرُ يا خالدُ ؟
Hai Khalid, Kepada apa kau sedang melihat ?
إلى : حرف جر مبني على السكون على الالف المنقلبة لا محل له منَ الإعراب ما : اسم استفهام مبني على السكون على الألف المحذوفة
c. Ketika didahului Hurur Jar ل/ب tidak ada yang dirubah lagi, cukup membuang huruf Alif pada ما
لِمَ تَنْتَظِرُ يا خالدُ ؟ بِمَ تُسَافِرُ يا خالدُ ؟
الباء/اللام : حرف جر مبني على الكسر لا محل له منَ الإعراب ما : اسم استفهام مبني على السكون على الألف المحذوفة
Mari kita lihat perbedaan ما Istifham dan ما Maushulah pada cerita dibawah.
خَالدٌ و السارقُ
Kholid dan seorang pencuri
ضَرَبَ خَالدٌ السارقَ يُحَاوِلُ سُرْقَةَ إِحْدَى المَحَلاتِ التِجَارِيَةِ فِي السَّاعَةِ الثَانِيَةِ ليلاً، ثم أخذه إلى مركز الشباب لسؤال عَمّا حَدَثَ
Kholid memukul pencuri yang hendak berusaha mencuri salah satu toko pada pukul 2 malam. Lalu mereka membawanya ke Base Camp Pemuda untuk diintrogasi tentang apa yang terjadi
لِمَ جِئْتَ هُنَاكَ في هٰذِهِ السَّاعَةِ المتأخرة؟ وَعَمَّ تَبْحَثُ في المحلاَّتِ وهي مُغْلَقَةٌ ؟ وِلِمَاذَا حَاوَلْتَ فَتْحَ بَابِ مَحَلّ المَلابِسِ؟ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّنِي أُرَاقِبُ كُلَّ تَحَرُكَاتِكَ؟ إلَامَ سَتَفَعَلُ بِمَا حَرَّمَهُ اللَّهُ ؟
Kenapa kau datang kesana pada waktu akhir malam ? Tentang apa yang kau cari ditoko tersebut sedangkan tertutup ? Kenapa kau berusaha membuka toko pakaian ? Apakah kau tahu bahwa aku mengintai pergerakan kau ? Sampai kapan kau akan melakukan dengan apa yang Allah haramkan ?
Pada contoh di atas bisa kita lihat dengan jelas perbedaan kedua ما ini. Untuk (Istifham) Alifnya dibuang ketika didahului Huruf Jar kecuali yang terhubung dengan ذا dan untuk (Maushulah) alifnya tetap nampak.
Peranyaan Kedua: Apa asal kata Fi’il ‘Amr تُوْبُوْا pada Ayat ke 54 Surat Albaqarah, kenapa Huruf و nampak sedangkan untuk Mufradnya yaitu تُبْ dibuang ?
فَتُوبُوا إِلَى بَارِئِكُمْ فَاقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ. البقرة ٥٤
Asal kata تُوْبُوْا yaitu تَابَ – يَتُوْبُ
تُبْ إلى اللهِ يَاخَالدْ
Hai Khalid, Bertaubatlah kepada Allah
Asalnya: تَتُوْبُ
- Buang huruf mudhari’ ( تُوْبُ )
- Sukunkan huruf akhir ( تُوْبْ )
- Buang huruf ilat و karena bertemu dua sukun ( تُبْ )
- Tidak membutuhkan Alif Washal karna huruf ت berharakat (tidak sukun)
- Untuk huruf و yang dibuang karna bertemu dua sukun, dia harus ditampakan lagi ketika huruf setelahnya tidak sukun.
Asalnya: تَتُوْبُوْنَ
- Buang huruf mudhari’ ( تُوْبُوْنَ )
- Buang huruf Nun ( تُوْبُوْ )
- Tambahkan Alif Faariqah ( تُوْبُوْا )
Perhatikan huruf ب tidak sukun, maka huruf و berhak untuk tetap nampak.
Untuk perluasan bisa dilihat pada materi Tanda ‘Irab Fi’il ‘Amr
Wallahu’alam.




Response (1)